Akhirnyaaa!!!
Bisa ngeblog lagi hahaha. Setelah sekian lama, sampai penghujung 2014 belum ada satupun post disini. Maaf ya blog ini sering terlupakan.
Hmmm, banyak banget hal yang mau diceritain. Ngeliat posting-posting gw dulu pas jaman galau PTN dan SMA, yaampun ini blog udah dari tahun 2011.
Mungkin gw akan memperkenalkan diri dulu. Nama gw Elma Emmanuela Lumbangaol, puji Tuhan sekarang sudah resmi menjadi mahasiswa semester 3 jurusan Psikologi Universitas Diponegoro. Melihat post-post gw yang lalu, ngebuat gw bersyukur banget sama Tuhan Yesus karena udah kasih banyak mujizat di hidup gw.
Sekarang udah bulan desember lagi. Desember tahun lalu gw ngepost puisi buat Bu Euis, guru bahasa indonesia SMA gw yang ulangtahunnya tepat tanggal 25 Desember.
Desember itu bulan yang ngangenin, bulan yang ditunggu-tunggu.
Kesibukan di bulan desember ketika SMA dan kuliah tentu saja berbeda. Bulan ini gw sedang disibukan oleh persiapan project pendidikan, laporan pengukuran serta proposal kualitatif. Tanggal 22 desember nanti adalah jadwal gw presentasi project pendidikan, dan malamnya langsung ciao ke jakarta hahaha. Udah ngebet banget soalnya, selama semester 3 ini belum ada pulang sama sekali. Apalagi momen natal, wah itu sayang kalau dilewatkan. Kalau tahun baru mungkin masih bisalah gak sama keluarga, tapi natal itu wajib hukumnya hohoho.
Ohya mau cerita niih, sedih deh laptop gw rusak dan semua datanya hilang karena virus. Sebenarnya harus diservis nih laptop tapi di jakarta ajalah, agak males ngurusin disini. Lagian laptopnya sebenarnya masih bisa dipakai meski rusak. Mungkin ini gara-gara gw sering copot masuk flashdisk yang isinya virus semua huhuhu. Lainkali bakal lebih hati-hati deh. Semua yang hati-hati itu emang butuh hati banget :")
Sabtu, 06 Desember 2014
Kamis, 11 Juli 2013
Puisi untuk Bu Euis
Bulan
ini banyak sekali hujan
Mengalir,
menderas dari langit
Dimana-mana
pasangan berjalan bergandengan tangan
Saling
merapatkan tubuh, menciptakan kehangatan tersendiri
Bulan
ini banyak sekali ujian
Ujian
sekolah yang membuat para pelajar kelimpungan
Ke
ruang guru, naik ke lantai tiga lalu turun ke lantai satu
Fakir
nilai, sebutannya
Bulan
ini banyak sekali kerlap lampu
Baik
di jalan, di mall maupun di rumah-rumah
Lampu
berkelap-kelip menambah marak suasana malam
Rancak
Jinggle Bells terdengar dimana-mana
Bulan
ini banyak sekali perayaan
Perayaan
natal ada dimana-mana
Tanggal
dua puluh lima diperingati sebagai hari kelahiran Isa Almasih
Tapi…
Aku
ingat bahwa kamupun juga berulang tahun….
Tanggal
dua puluh lima bulan dua belas, lima puluh tujuh tahun yang lalu
Kamu,
ya… kamu yang sedang membaca puisi ini
Selamat
ulang tahun…
Desember
dan natal selalu mengingatkanku padamu
181212
Perguruan Tinggi Negeri
Huaaaaa udah lama banget deh nggak curhat di blog ini. Eh eh aku lagi sedih nih, tanya dong kenapa.Aku baru aja ditolak nih sedih banget kan ya. Bukan cuma sekali tapi dua kali!!! Bayangkan betapa sakit hati ini. Yang pertama ditolak PTN lewat jalur undangan. Sedih sih tapi yaudahlah gw keep fighting di SBMPTN. Eh ternyata lewat jalur tulis-pun gw tetep ditolak. Padahal semua teme-temenku udah pada diterima semua, sedikit kecewa sih. Akhirnya hanya tante ku sajalah menjadi tempat peraduanku menceritakan kesedihan ini. Dia selalu nasehatin supaya banyak doa dan jangan dengerin omongan-omongan negatif orang lain.
Akulagi menunggu pengumuman UM undip tanggal 13 nanti, semoga aja keterima. Aku sih berharapnya dapet PTN, bukannya mau sok jual mahal nggak pengen PTS, tapi udah kadung janji sama mama kalau nggak keterima PTN aku mau nganggur setahun buat belajar lagi. Karena kupikir-pikir, aku ini lahir tahun 1996, jadi sebenarnya kecepetan satu tahun. Dan kalaupun nganggur setahunpun tidak akan pengaruh ke umur, karena memang harusnya aku masuk kuliahnya baru tahun depan.
Tapi, sebenarnya pengen kuliah secepetnya sih. Malas juga kalau harus nganggur setahun. Semoga keterima PTN ya Tuhan, amiiiiiin. Doakan ya kawan-kawan :")
Arrividerci!
Akulagi menunggu pengumuman UM undip tanggal 13 nanti, semoga aja keterima. Aku sih berharapnya dapet PTN, bukannya mau sok jual mahal nggak pengen PTS, tapi udah kadung janji sama mama kalau nggak keterima PTN aku mau nganggur setahun buat belajar lagi. Karena kupikir-pikir, aku ini lahir tahun 1996, jadi sebenarnya kecepetan satu tahun. Dan kalaupun nganggur setahunpun tidak akan pengaruh ke umur, karena memang harusnya aku masuk kuliahnya baru tahun depan.
Tapi, sebenarnya pengen kuliah secepetnya sih. Malas juga kalau harus nganggur setahun. Semoga keterima PTN ya Tuhan, amiiiiiin. Doakan ya kawan-kawan :")
Arrividerci!
Kamis, 08 September 2011
Quanto Ti Amo Cosi
Per qualcosa che venga in ritardo (for something which come late)
Per un amore che si libera rel mezzo del dolore (for a love that release inthe middle of pain)
Realmente desidero venirlo a contatto ancora (i really wanna meet you again)
Realmente desidero dirvi (i really wanna to tel you...)
Quanto ti amo cosi (how i love you so...)
Dikutip dari novel "dan hujanpun berhenti" by Farida Susanty
Per un amore che si libera rel mezzo del dolore (for a love that release inthe middle of pain)
Realmente desidero venirlo a contatto ancora (i really wanna meet you again)
Realmente desidero dirvi (i really wanna to tel you...)
Quanto ti amo cosi (how i love you so...)
Dikutip dari novel "dan hujanpun berhenti" by Farida Susanty
Mulai Pagi Ini
Seperti biasa aku bangun tergesa-gesa
Terburu-buru makan, tergopoh-gopoh ke tempat kerja
Aku tidak mempunyai cukup waktu
Karena itu aku tidak sempat berdoa
Hari itu segala yang kulakukan menubruk ke sana-sini
Persoalan datang bertubi-tubi
"Mengapa Tuhan tidak menolong?" aku bertanya
Tuhan menjawab, "Tetapi kamu tidak meminta"
Aku ingin hari itu bertabur bunga-bunga keberhasilan
Namun yang kuhadapi adalah belukar berduri
Aku heran mengapa Tuhan tidak membuka jalan
Tuhan pun balas bertanya, "Mengapa kamu tidak mencari?"
Persoalan demi persoalan membuat aku terjerambab
Aku putar otak dan berupaya, namun sia-sia
Dalam hati aku menggugat mengapa Tuhan tidak memberi jawaban
Tuhan berkata, "Tapi kamu tidak bertanya"
Kepalaku oleng bak kapal bersandar tanpa sauh
Hatiku gelisah meronta seperti ikan dalam pukat
Aku merintih, "Tuhan, mengapa engkau begitu jauh?"
Tuhan menjawab, "Tapi kamu tidak mendekat"
Lalu mulai pagi ini, aku terlebih dahulu menenangkan diri
Berkonsolidasi, mencari visi, bermeditasi
Begitu banyak yang hari ini perlu kukerjakan
Tapi justru sebab itu aku membuka hubungan :
"Selamat pagi, Tuhan"
Terburu-buru makan, tergopoh-gopoh ke tempat kerja
Aku tidak mempunyai cukup waktu
Karena itu aku tidak sempat berdoa
Hari itu segala yang kulakukan menubruk ke sana-sini
Persoalan datang bertubi-tubi
"Mengapa Tuhan tidak menolong?" aku bertanya
Tuhan menjawab, "Tetapi kamu tidak meminta"
Aku ingin hari itu bertabur bunga-bunga keberhasilan
Namun yang kuhadapi adalah belukar berduri
Aku heran mengapa Tuhan tidak membuka jalan
Tuhan pun balas bertanya, "Mengapa kamu tidak mencari?"
Persoalan demi persoalan membuat aku terjerambab
Aku putar otak dan berupaya, namun sia-sia
Dalam hati aku menggugat mengapa Tuhan tidak memberi jawaban
Tuhan berkata, "Tapi kamu tidak bertanya"
Kepalaku oleng bak kapal bersandar tanpa sauh
Hatiku gelisah meronta seperti ikan dalam pukat
Aku merintih, "Tuhan, mengapa engkau begitu jauh?"
Tuhan menjawab, "Tapi kamu tidak mendekat"
Lalu mulai pagi ini, aku terlebih dahulu menenangkan diri
Berkonsolidasi, mencari visi, bermeditasi
Begitu banyak yang hari ini perlu kukerjakan
Tapi justru sebab itu aku membuka hubungan :
"Selamat pagi, Tuhan"
Friendship?
friendship is....
Accept the way you are
Believe
Calls you just to say hi
Doesn't give up upon you
Envision the whole of you even the unfinished part
Forgives your mistakes
Gives unconditionally
Helps you
Invite you over
Just be with you
Keeps you close at heart
Loves you for who you are
Makes a different in your life
Never judges
Offers support
Picks you up
Quiets your fears
Raises your spirits
Says nice things about you
Tells you the truth when need be hear it
Understand you
Values you
Walks beside you
X-plain things you don't understand
Yells when you won't listen
Zaps you back to reality
Accept the way you are
Believe
Calls you just to say hi
Doesn't give up upon you
Envision the whole of you even the unfinished part
Forgives your mistakes
Gives unconditionally
Helps you
Invite you over
Just be with you
Keeps you close at heart
Loves you for who you are
Makes a different in your life
Never judges
Offers support
Picks you up
Quiets your fears
Raises your spirits
Says nice things about you
Tells you the truth when need be hear it
Understand you
Values you
Walks beside you
X-plain things you don't understand
Yells when you won't listen
Zaps you back to reality
White Christmas
Kalau ditanya apakah saya penggemar Lan Fang, saya akan jawab ya. Oma Lan Fang itu legenda, karyanya seunik dirinya. Suatu kali aku dipertemukan dengannya melalui sebuah buku kumpulan cerpen berjudul "Kota Tanpa Kelamin". Dari sekian banyak cerpen yang tertulis didalamnya, inilah cerpen yang menurutku paling bagus, paling aku sukai, apalagi cerita ini berkisah tentang natal. Mungkin sekarang Oma Lan Fang sudah kembali ke rumah yang senang bersama Papa Yesus di surga, namun karyanya tidak pernah kulupa. Oma, inilah cerpenmu. Nikmatilah....
Martinus, Jakarta, Desember 2005
Sebentar lagi natal.
di tape usang mobil tuaku, white christmas mengalun empuk.
"I am dreaming of a white chistmas...just like the one i used to know"
Tetapi sekarang yang menguap hanya rasa sepi
Sepi. Sepi. Sepi
I am dreaming of you...
Martina, Surabaya, Desember 2005
Sebentar lagi natal.
Langit berwarna kelabu. Entah karena memang terang siang teleh memudar dan warna senja mulai menebar. Atau karena curahan gerimis bagaikan ranting-ranting patah dari kolong langit. Selalu begitu, bila menjelang natal.
Seakan-akan dingin melengkapi kesempurnaan geliat gelisah kerinduan. Berpacu dalam desir-desir getaran darah sewarna kirmizi yang tidak mampu kukendalikan. Berlomba dengan rancak jingle bells yang berkumandang.
Lalu kangen itu membanjir.
Kangen. Kangen. Kangen
I am missing you...
Martinus, Jakarta, Desember 2003
Aku merasa tidak sendiri.
Hangat. Hangat. Hangat
Christmas, i am in love...
Martina, Jakarta, Desember 2003
"Cause you are my soulmate"
"Soulmate itu seperti apa?"
"Belahan jiwa. tulang rusuk. Seperti Tuhan menciptakan hawa untuk adam. Satu kesatuan yang bila menghilang membuat nafas seakan terserabut. Ada ngilu seperti sembilu bila hanya harus sendiri"
Aku jengah. Tetapi suka.
Suka. Suka. Suka
I love you...
Martinus, Jakarta, Juli 2005
Ternyata memiliki Martina bukan sekedar membuat bangga, tetapi juga membuat miris. Ia nyaris sempurna seperti seorang peri dibawah matahari dengan keanggunannya yang menyerupai Aphrodite. Tetapi juga kecerdasannya. Tetapi itu kian lama kian membuatku kecil. Ia berkilau. Aku redup. Ia cemerlang. Aku surup
"Kamu pergi!" sentakku dengan marah melecut
"Kenapa?"
"Aku tidak membutuhkanmu!"
Hening. lalu titik-titik air mulai membayang di mata Martina
"Katamu, aku tulang rusukmu...soulmate" jawabnya parau menahan sendat
"Tidak. bukan" aku tetap tidak mengakuinya
Tidak? Bukan? Ya!
I need you...
Martina, Surabaya, November 2005
Ternyata kehilangan Martinus benar-benar menyakitkan. Tidak bisa dipungkiri bahwa nafasku benar-benar serasa terserabut. Ragaku seakan mati di ujung dahan. Jiwaku hilang kejantung bulan.
Aku luka.
Aku cinta padanya, sungguh apa adanya. Kenapa ia membuatku luka?
Kalau begitu lupakan!
Aku tidak bisa lupa. Aku tahu ia cinta padaku
Kalau begitu maafkan...
Tidak bisa! Aku kecewa seperti jangkar yang terkapar
Kalau cinta, memaafkan...
Atau...
Kalau cinta, melupakan...
Semua tidak bisa
Luka. Cinta. Lupa
You hurt me...
Martinus, Jakarta, Desember 2005
Sebentar lagi natal
Di mana-mana banyak orang
Tetapi aku sendirian
Sepi. Sunyi. Senyap
Where are you?
Martina, Surabaya, Desember 2005
Sebentar lagi natal
Tidak mudah untuk melupakan
Juga sulit untuk memaafkan
Kalau cinta, maafkan
Tapi luka
Kalau luka, lupakan
Tapi kecewa
Maafkan luka, lupakan kecewa
Is it love?
Kringgg...
I am dreaming of a white christmas...
"Hallo..."
"Ya..., hallo..."
"Kamu dimana?"
"Kamu ngapain?"
With every christmas card i write...
"Kamu sedih?"
"Kamu sepi?"
"Kamu sendiri?"
"Kamu baik-baik?"
May your days be merry and bright...
"Aku minta maaf..."
"Aku sudah memaafkanmu sebelum kamu minta maaf"
"Aku salah telah menyakitimu..."
"Tidak. Kamu mencintaiku..."
And may all your christmases be white...
"Natal ini kita bersama?"
"Ya. Dan juga natal-natal yang akan datang"
Martinus, Jakarta, Desember 2005
Sebentar lagi natal.
di tape usang mobil tuaku, white christmas mengalun empuk.
"I am dreaming of a white chistmas...just like the one i used to know"
Tetapi sekarang yang menguap hanya rasa sepi
Sepi. Sepi. Sepi
I am dreaming of you...
Martina, Surabaya, Desember 2005
Sebentar lagi natal.
Langit berwarna kelabu. Entah karena memang terang siang teleh memudar dan warna senja mulai menebar. Atau karena curahan gerimis bagaikan ranting-ranting patah dari kolong langit. Selalu begitu, bila menjelang natal.
Seakan-akan dingin melengkapi kesempurnaan geliat gelisah kerinduan. Berpacu dalam desir-desir getaran darah sewarna kirmizi yang tidak mampu kukendalikan. Berlomba dengan rancak jingle bells yang berkumandang.
Lalu kangen itu membanjir.
Kangen. Kangen. Kangen
I am missing you...
Martinus, Jakarta, Desember 2003
Aku merasa tidak sendiri.
Hangat. Hangat. Hangat
Christmas, i am in love...
Martina, Jakarta, Desember 2003
"Cause you are my soulmate"
"Soulmate itu seperti apa?"
"Belahan jiwa. tulang rusuk. Seperti Tuhan menciptakan hawa untuk adam. Satu kesatuan yang bila menghilang membuat nafas seakan terserabut. Ada ngilu seperti sembilu bila hanya harus sendiri"
Aku jengah. Tetapi suka.
Suka. Suka. Suka
I love you...
Martinus, Jakarta, Juli 2005
Ternyata memiliki Martina bukan sekedar membuat bangga, tetapi juga membuat miris. Ia nyaris sempurna seperti seorang peri dibawah matahari dengan keanggunannya yang menyerupai Aphrodite. Tetapi juga kecerdasannya. Tetapi itu kian lama kian membuatku kecil. Ia berkilau. Aku redup. Ia cemerlang. Aku surup
"Kamu pergi!" sentakku dengan marah melecut
"Kenapa?"
"Aku tidak membutuhkanmu!"
Hening. lalu titik-titik air mulai membayang di mata Martina
"Katamu, aku tulang rusukmu...soulmate" jawabnya parau menahan sendat
"Tidak. bukan" aku tetap tidak mengakuinya
Tidak? Bukan? Ya!
I need you...
Martina, Surabaya, November 2005
Ternyata kehilangan Martinus benar-benar menyakitkan. Tidak bisa dipungkiri bahwa nafasku benar-benar serasa terserabut. Ragaku seakan mati di ujung dahan. Jiwaku hilang kejantung bulan.
Aku luka.
Aku cinta padanya, sungguh apa adanya. Kenapa ia membuatku luka?
Kalau begitu lupakan!
Aku tidak bisa lupa. Aku tahu ia cinta padaku
Kalau begitu maafkan...
Tidak bisa! Aku kecewa seperti jangkar yang terkapar
Kalau cinta, memaafkan...
Atau...
Kalau cinta, melupakan...
Semua tidak bisa
Luka. Cinta. Lupa
You hurt me...
Martinus, Jakarta, Desember 2005
Sebentar lagi natal
Di mana-mana banyak orang
Tetapi aku sendirian
Sepi. Sunyi. Senyap
Where are you?
Martina, Surabaya, Desember 2005
Sebentar lagi natal
Tidak mudah untuk melupakan
Juga sulit untuk memaafkan
Kalau cinta, maafkan
Tapi luka
Kalau luka, lupakan
Tapi kecewa
Maafkan luka, lupakan kecewa
Is it love?
Kringgg...
I am dreaming of a white christmas...
"Hallo..."
"Ya..., hallo..."
"Kamu dimana?"
"Kamu ngapain?"
With every christmas card i write...
"Kamu sedih?"
"Kamu sepi?"
"Kamu sendiri?"
"Kamu baik-baik?"
May your days be merry and bright...
"Aku minta maaf..."
"Aku sudah memaafkanmu sebelum kamu minta maaf"
"Aku salah telah menyakitimu..."
"Tidak. Kamu mencintaiku..."
And may all your christmases be white...
"Natal ini kita bersama?"
"Ya. Dan juga natal-natal yang akan datang"
Langganan:
Postingan (Atom)